MASIK KAMPUNG HALAMANKU

Sabtu, 18 Oktober 2014

Sejarah Desa Numponi

PROPOSAL  PENELITAN

SEJARAH  DESA NUMPONI  DI  KECAMATAN  MALAKA TIMUR
KABUPATEN  MALAKA   PADA  MASA KEPEMIMPINAN
LEANDER TAOLIN  TAHUN  1984-2003





OLEH
YOHANIS  KRISTIANUS  TAMPANI
NIM: 1120702300

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI NUSA TENGGARA TIMUR
KUPANG
2014







A.    JUDUL  :   SEJARAH  DESA NUMPONI  DI  KECAMATAN  MALAKA                           TIMUR  KABUPATEN  MALAKA   PADA  MASA KEPEMIMPINAN
 LEANDER TAOLIN PADA TAHUN 1984-2003
                                                   
B.     Latar Belakang
Desa Numponi merupakan sebuah desa terpencil yang berada di wilayah  kecamatan Malaka Timur kabupaten Malaka yang berdiri pada tahun 1958 dengan jumlah penduduk hingga sekarang kurang lebih mencapai 3000 jiwa. Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut: sebelah utara berbatasan dengan Desa Sanleo, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Kereana, sebelah Barat berbatasan dengan Desa Bonibais, sebelah Timur berbatasan dengan Desa Sanleo. Desa ini memiliki potensi alam yang cukup mendukung untuk lebih berkembang. Hal ini didukung dengan kekayaan alam yang melimpah seperti jagung, ubi, kemiri, dan kelapa. Factor-faktor ini mempunyai  pengaruh  yang sangat besar sebagai kontribusi dalam pengembangan kemajuan serta pengembangan potensi-potensi alam yang ada di Desa Numponi. Dengan pengaruh perkembangan jaman tentunya masyarakat dituntut untuk selalu memberikan pembaharuan di dalam desa.
   Pada tahun 1984, ketika memasuki desa gaya baru, diangkatlah seorang pemimpin bernama Leander Taolin. Leander Taolin ini berhasil menjalankan setiap program kerjanya yang dapat menguntungkan rakyat sehingga beliau dipercaya menjabat sebagai kepala desa selama 19 tahun. Pada awal tahun 1980-an, pendidikan di Desa Numponi sangat minim sehingga diawal kepemimpinannya, Leander Taolin mempunyai inisiatif untuk mengembangkan wawasan ilmu kepada penduduknya lewat pendidikan sehingga ia memberikan ultimatum kepada seluruh masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Harus diketahui bersama bahwa keberhasilan sebuah bangsa dilihat dari perjuangan pemimpinnya untuk terus memberikan perhatian kepada masyarakatnya dan terus mendekatkan diri dengan masyarakat sehingga dapat mengetahui setiap persoalan yang dihadapi. Masyarakat Desa Numponi selalu mentaati semua perintah atau Keputusan pemimpinnya. Nilai gotong-royong pada masa kepemimpinan Leander Taolin sangat tinggi di Desa Numponi sehingga, pada masa kepemimpinan Leander Taolin banyak melakukan perubahan.
   Leander Taolin merupakan kepala desa keempat yang menjabat dari tahun 1984-2003. Ia adalah sosok pemimpin yang bijaksana dan merakyat. Semua kebijakan dan keputusannya selalu berpihak kepada masyarakat sehingga ia disegani oleh semua lapisan masyarakat di Desa Numponi. Maka dari itu penulis merasa perlu untuk meneliti sehingga dapat di tulis dalam suatu karya ilmiah untuk di pelajari oleh penerusnya.
Dari uraian di atas maka, penulis memandang perlu untuk melakukan penelitian tentang “Sejarah Desa Numponi Di Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka  Pada Masa Kepemimpinan Leander Taolin Tahun 1984-2003”.
C.    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka yang menjadi masalah dalam penulisan ini adalah
1.      Bagaimana pelaksanaan program kerja pada masa kepemimpinan Leander Taolin di Desa Numponi  tahun 1984-2003?
2.      Bagaimana keadaan sosial budaya masyarakat di Desa Numponi  pada masa kepemimpinan Leander Taolin  pada tahun 1984-2003?

D.    Tujuan Dan Kegunaan
1.      Tujuan
Adapun yang  menjadi tujuan dari penulisan ini adalah :
a.       Untuk mengetahui pelaksanaan program kerja pada masa kepemimpinan  Leander Taolin di Desa Numponi  tahun 1984-2003.
b.      Untuk mengetahui keadaan sosial budaya masyarakat di Desa Numponi pada masa kepemimpinan Leander Taolin tahun 19984-2003.

2.      Kegunaan
Adapun kegunaan dari penulisan ini adalah :
a.       Sebagai bahan  kepustakaan bagi instansi pemerintahan  di Desa Numponi.
b.      Sebagai bahan sumbangan pikiran bagi generasi yang akan datang.
c.       Sebagai bahan pustaka dan perpustakaan untuk program studi pendidikan sejarah universitas PGRI NTT.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar